Ayam Bekakak

Bahan:

  1. 8 butir bawang merah
  2. 2 siung bawang putih
  3. 5 cabe merah, buang biji
  4. 8 butir kemiri
  5. 1 potong kunyit (kira-kira 4 atau 5 cm)
  6. 2 sdm ketumbar sangan, haluskan dan saring
  7. Dua iris lengkuas
  8. Dua iris jahe
  9. Garam dan Gula merah sesuai selera
  10. Bara api untuk memanggang

Cara Membuat:

  1. Tumis bumbu halus dengan serai dan daun purut hingga tercium aromanya.
  2. Masukkan santan encer. Biarkan emndidih dengan api kecil saja hingga agak mengental.
  3. Masukkan ayam yang telah disemat lidi. Masak terus hingga sebagian kuah terserap ayam.
  4. Masukkan santan kental, teruskan memasak hingga ayam benar-benar matang.
  5. Panggang ayam di atas bara api, balik-balik sambil mengoleskan sisa bumbu pada ayam.

Sajikan selagi hangat dan harum dengan sambal bajak atau samblas terasi dan lalapan.

Ayam Kluwek

Bahan-bahan :

  • Ayam broiler 1 ekor
  • Kluwek 6 buah
  • Air asam jawa 3 sdm
  • Laos 1 ruas
  • Bawang merah 10 siung
  • Bawang putih 10 siung
  • Kemiri 5 buah
  • Cabe merah besar 5 buah
  • Garam dan gula secukupnya

Cara Membuat :

  1. Persiapan buah kluwek, rendam buah kluwek dalam air selama ½ hari. Bersihkan buah kluwek, sikat bagian luarnya. Lalu pecahkan buah kluwek kemudian keluarkan bagian dalamnya.
  2. Campurkan bagian dalam buah dengan bumbu yang sudah dihaluskan. Masukkan kembali kedalam buah kluwek.
  3. Potong ayam menjadi 12 bagian.
  4. Goreng ayam ½ matang.
  5. Panaskan minyak, masukkan bumbu yang sudah dihaluskan, buah kluwek tumis sampai harum, masukkan ayam tambah air secukupnya masak hingga kental. Siap dihidangkan (Untuk 2 porsi).

Jika Anda sering menggunakan barang-barang berbahan dasar plastic, maka Anda wajib berhati-hati.  Karena masing-masing kode menunjukkan fungsi dan kegunaan yang berbedaBotol_PTE. Menurut Ismariny, kepala bidang polimer rekayasa pusat teknologi material BPPT, berikut kode beberapa plastic :

  • Plastik dengan kode 1 atau PET (Polyethylene Terephthalate), biasa dipakai untuk botol minuman, botol minyak goreng,jus,botol sambal, botol obat, dan botol kosmetik. Kode 1 ini juga berupa wadah minuman mineral dengan warna transparan untuk sekali pakai, karena semakin lama isinya berada dalam kemasan tersebut, maka kandungan kimia yang terlarut semakin banyak pula.

Ciri-ciri: Warna bening dan jerniBotol_HDPE
Peringatan: Hanya untuk sekali pakai dan bukan untuk air panas, jika sudah kotor atau kadaluarsa, maka harus dibuang

  • Plastik dengan kode No.2 atau plastic HDPE (High-density Polyethylene), yang biasa dipakai untuk botol obat, botol susu cair, jerigen pelumas, dan botol kosmetik.

Ciri-ciri: Warna putih susu
Peringatan: Hanya sekali pemakaiaBotol_PVC

  • Plastik No.3 atau PVC (Polyvinyl Chloride), merupakan zat yang paling berbahaya.Plastik No.3 atau PVC (Polyvinyl Chloride), merupakan zat yang paling berbahaya. Biasa dipakai untuk pipa selang air, pipa bangunan, mainan, taplak meja dari plastic, botol kecap, botol shampo, dan botol sambal.

Peringatan: Jangan membungkus makanan yang panas dan berminyak, berbahaya bagi ginjal dan hatBotol_LDPE

  • Plastik No.4 atau LDPE (Low-density Polyethylene), biasa dipakai untuk kantong kresek, tutup plastic, plastic pembungkus daging beku, dan berbagai macam plastic tipis lainnya.

Ciri-ciri: Botol lunak dan fleksiblBotol_PP

  • Plastik No.5 atau PP (Polypropylene atau Polypropene), biasa dipakai untuk cup plastic, tutup botol dari plastic, mainan anak, dan margarine.

Ciri-ciri: berwarna putih tapi tidak jernih

  • Plastik No.6 atau jenis PS (Polystyrene) merupakan zat yang berbahaya bagi tubuh. Biasa dipakai untuk kotak CD, sendok danBotol_PS garpu plastik, gelas plastic, atau tempat makanan dari styrofoam, dan tempat makan plastic transparan. Jika makanan berminyak dipanaskan dalam wadah ini, styrene dapat berpindah ke dalam makanan. Gelas plastik dan piring makanan styrofoam yang sudah lama harus dibuang karena dianggap sebagai penyebab kanker.

Peringatan: berbahaya bila digunakan untuk membungkus makanan yang panas

  • Plastik No.7 atau Other (O) dan jenis plastic lainnya selain dari no.1 hingga 6, yakni botol susu bayi, plastic kemasan, dan gallon Botol_no7air minum. Plastik No.7 ini termasuk Polycarbonate yang juga berbahaya bagi tubuh. Tetapi, ada juga bahan yang baik untuk lingkungan karena dapat diurai yang disebut bioplastik yang terbuat dari tepung jagung, kentang, tebu.

Peringatan: mengandung Bisphenol-A yang berpotensi merusak system hormon

Plastik sendiri merupakan senyawa makromolekul organik yang diperoleh dengan cara polimerisasi, polikondensasi, poliadisi dan proses serupa lainnya dari monomer atau oligomer atau dengan perubahan kimiawi makromolekul alami. Plastik dibedakan mejadi dua, yakni :

  • Termoplastik : merupakan jenis plastic yang dapat didaur ulang kembali karena molekulnya yang bercabang dan dapat mengalir ketika dipanaskan di atas titik lelehnya, yang biasanya diberi symbol panah setigiga dan dialamnya terdapat angka tipe plastic.
  • Termoset : merupakan jenis plastic yang bila dipanaskan akan terjadi perubahan kimia sehingga tidak bisa dibentuk kembali.

Menurut Ismariny, untuk mengetahui tipe plastic pada kemasan adalah dengan mengecek no kode daur ulang, yang biasanya ada di bawah botol, di bagian atas tutup atau dalam tutup, atau dicetak pada label kemasan. Konsumen juga dapat mengecek kelunakan plastic dengan menekannya dan memeriksa permukaan plastic apakah mengkilap atau tidak. PC, plastic paling keras dan mengkilat, sedangkan PET cukup keras dan mengkilat, HDPE lebih keras daripada LDPE tapi sama-sama tidak mengkilat, dan PVC lebih lunak dibandingkan semuanya namun mengkilat. Sementara PP mengkilat tapi tidak keras. Untuk masalah tes pembakaran, HDPE dan LDPE akan berbau wax, PET berbau buah atau manis, PC berbau phenol, dan PVC berbau chlorine.

Untuk plastic yang cukup aman digunakan adalah yang berkode 4 dan 5. Dengan segala permasalahan yang akan timbul dari penggunaan plastik, ada baiknya mulai saat ini kita semakin mengurangi penggunaan plastik (kemasan) dalam kehidupan kita demi mengurangi permasalahan sampah di negara kita.

Sumber: www.beritanet.com

Tiga tindakan yang patut kita lakukan dari sekarang, yaitu:reduce-reuse-recycle

  1. Reduce, adalah sebuah tindakan (action) dalam wujud mengurangi segala hal yang mengakibatkan sampah.  Sebagai contohnya yaitu mengurangi penggunaan kertas untuk hal-hal yang kurang bermanfaat, dimana saat ini telah semakin berkurangnya hutan yang ada di bumi kita. Semakin sedikit penggunaan kertas, maka penggundulan hutan (karena bahan baku kertas adalah kayu) akan berkurang.
  2. Reuse, adalah menggunakan kembali bahan yang masih dapat dipakai. Misalnya, kertas bekas dokumen. Untuk mencatat atau merekam (print atau copy) dokumen yang tidak terlalu penting dapat menggunakan kertas bekas dimana bagian halaman yang lain masih kosong.
  3. Recycle, adalah mendaur ulang sampah untuk dijadikan komoditas yang sama atau dalam bentuk lain. Komoditas yang sama, artinya bahan baku plastik dijadikan plastik kembali, atau bahan baku kertas dijadikan kertas lagi meskipun dalam fungsi yang berbeda. Untuk komoditas lain bisa dalam wujud kerajinan tangan (craft) yang mempunyai nilai seni tinggi.

Jika anda pergi ke Mall atau pusat perbelanjaan, harap gunakan kantong yang berdaya guna tinggi artinya yang bisa digunakan untuk berkali-kali pemakaian. Sehingga penumpukan sampah dapat semakin berkurang karena kita jeli dan cermat ikut menyelamatkan bumi kita.  Tahukah anda, untuk pembuatan plastik dengan berat kurang lebih setara dengan sebuah cartridge printer laser (3 kg) menghabiskan 1 galon minyak bumi.  Jika kita semua mampu mengurangi sampah plastik, sudah berapa galonkah kita mampu menghemat minyak bumi. Itu belum efek yang ditimbulkan dari proses pabrikasi dan penanganan sampah di TPA (Tempat Pembuangan Akhir).

Sungguh luar biasa, jika kita semua mampu melakukan 3 R tersebut dari sekarang dan ditambah dengan aksi penanaman 1 pohon untuk 1 orang. Selamatkan Bumi kita, untuk masa depan anak-cucu kita..

benzene_cartoonPernahkah anda sadari bahwasanya cukup berbahaya memarkirkan mobil anda di bawah sinar matahari. Selain karena terasa panas, juga anda beresiko keracunan Benzene. Anda tentu akan mencium aroma plastik terbakar, itulah aroma benzene.

Darimanakah Benzene ini berasal? Menurut hasil penelitian, dashboard mobil, sofa, air freshener akan memancarkan Benzene, hal ini bisa disebabkan oleh suhu ruangan yg meninggi,hati2 bila mencium bau plastik terbakar di dalam mobil anda.

Tingkat Benzene yang dapat diterima dalam ruangan adalah 50 mg per sq ft. Sebuah mobil yg parkir di ruangan dengan jendela tertutup akan berisi 400-800 mg dari Benzene. Jika parkir di luar rumah di bawah sinar matahari pada suhu di atas 60 derajat F, tingkat Benzene berjalan sampai 2000-4000 mg, 40 kali dengan tingkat yang dapat diterima .. Orang-orang di dalam mobil pasti akan menyedot kelebihan jumlah toksin.

Bahaya Benzene

Efek singkat menghirup high level benzene dapat mengakibatkan kematian, sedangkan menghirup low level benzene dapat menyebabkan kantuk, pusing, mempercepat denyut jantung, sakit kepala, tremors, kebingungan, dan ketidaksadaran. Long term efeknya bisa menyebabkan kerusakan pada sumsum tulang dan dapat menyebabkan penurunan sel darah merah, yang mengarah ke anemia. Ia juga dapat menyebabkan perdarahan yang berlebihan dan menurunkan system kekebalan, meningkatkan kesempatan infeksi, menyebabkan leukemia dan lainnya yang terkait dengan kanker darah dan pra-kanker dari darah. Benzene adalah toksin yang menyerang hati, ginjal, paru-paru, jantung dan otak dan dapat menyebabkan kerusakan kromosonal. Saat ini sedang diadakan penelitian tentang pengaruh benzene terhadap tingkat kesuburan pria dan wanita. Benzene adalah racun yg berbahaya karena tubuh kita kesulitan untuk mengeluarkan jenis racun ini. Karena itu sangat disarankan agar Anda membuka jendela dan pintu untuk memberikan waktu pada udara yg ada di dalam agar keluar sebelum Anda masuk.

Setelah membaca artikel di koran jadi tambah bangga sekali menjadi warga negara Indonesia. Betapa tidak, keanekaragaman hayati yang dimiliki oleh tanah tercinta ini begitu beragam. Kekayaan yang ada di perut bumi Indonesia pun cukup banyak. Tapi sayang beribu sayang, hanya sedikit yang mampu kita rasakan, yang mampu tereksplorasi dengan kemampuan tangan-tangan putra-putri bangsa kita sendiri.

Tak sedikit hasil tambang yang dikeruk untuk memperkaya negeri-negeri luar sana, hingga menyebabkan kita menjadi miskin. Sebuah penjajahan wujud baru dengan nama PMA (Penanaman Modal Asing).

Tak sedikit pula hasil bumi yang terkuras, dengan tujuan ekspor. Tapi tak sedikit pula kita balik mengimpor barang yang telah jadi dari hasil bumi kita sendiri. Berapa banyak ton kita mengekspor coklat, lada, dll. Tapi lebih banyak lagi yang kita impor produk hasil jadi dari hasil bumi tersebut.

Otak kita memang sudah teracuni segala macam virus. Virus yang cukup berbahaya, virus kehilangan kreativitas.

imagesSaat terjadi kenaikan harga gandum, berapa rupiah lebih yang harus  kita keluarkan untuk membeli terigu. Saat kedelai berangsur naik, tak sedikit rupiah yang harus dikeluarkan untuk membeli tahu dan tempe.

Sebenarnya tanah kita ini tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman (lirik Lagu Koes Ploes).

Sungguh tercengang sekali ketika saya membaca kelebihan yang dimiliki oleh buah sukun (Artocarpus communis). Kandungan karbohidrat yang tinggi, disertai dengan kandungan protein serta enzim-enzim yang baik bagi tubuh tapi belum dimanfaatkan secara maksimal. Jangan sampai kejadian Hak Paten Tempe terulang lagi.

Masih inginkah kita menangisi dan meratapi hak dan kekayan bangsa kita diakui dan dipatenkan oleh bangsa lain??

Berikut cuplikannya dari www.lampungpost.com

Menurut Dr. Sri Widowati, peneliti di Balai Besar Pascapanen Pertanian, sukun kaya karbohidrat. “Untuk substitusi beras, satu buah sukun cukup untuk 3 orang,” ujar doktor Ilmu Pangan alumnus Institut Pertanian Bogor itu.

Bobot satu buah sukun rata-rata 1.500 gram. Setelah dikupas, daging buah yang bisa dimakan 81,21% atau 1.350 g. Kandungan karbohidrat sukun 27% setara 365 g. Bandingkan dengan beras yang berkadar karbohidrat 79%. Konsumsi nasi sekali makan rata-rata 150 g. Itu setara 118 g karbohidrat. Jadi satu buah sukun menggantikan jatah konsumsi beras untuk 3 orang. Padahal, produksi pohon berumur lima tahun saja mencapai 150 buah setahun.

Kaya Vitamin

Kerabat beringin itu juga kaya vitamin dan mineral yang diperlukan dalam metabolisme tubuh (lihat tabel). Nilai kalori sukun juga lebih rendah daripada beras, sangat cocok untuk program diet. Dengan kandungan gizi melimpah, sukun layak sebagai pangan alternatif. “Harusnya tidak ada lagi kasus kelangkaan pangan di Indonesia. Cukup tanam sukun di halaman rumah, cadangan pangan pun terjamin,” ujar Sri Widowati.

Menurut Food and Agriculture Organization (FAO) 37 juta masyarakat Indonesia kelaparan. Artinya, 16,6% dari 223 juta total penduduk gagal memenuhi kebutuhan energi untuk menopang kegiatan sehari-hari akibat kelaparan. Kondisi itu memprihatinkan. Bandingkan dengan Vietnam yang belum lama tercabik perang saudara, hanya 14,3% atau 11,9 juta jiwa yang defisit pangan. Padahal, Indonesia memiliki beragam sumber karbohidrat alternatif.

Sukun bisa jadi solusi. Sukun dapat ditanam di pekarangan atau tanaman sela di kebun. Kini sentra sukun di antaranya Cilacap (Jawa Tengah), Gresik dan Kediri (Jawa Timur), serta Bone (Sulawesi Selatan). Direktorat Jenderal Hortikultura Departemen Pertanian mencatat produksi sukun pada 2005 mencapai 73,637 ton meningkat menjadi 88,339 ton (2006), dan 92,014 ton (2007).

Penanaman itu bukan hanya karena sukun layak sebagai pengganti beras. Jika rencana pemerintah membangun jalan tol trans-Jawa antara Anyer dan Banyuwangi terwujud, setidaknya 600 ha sawah bakal terkonversi menjadi jalan raya. Dengan produksi rata-rata 6 ton gabah kering per ha, potensi kehilangan hasil mencapai 3.600 ton per musim tanam. Padahal, dalam setahun petani bisa panen 2–3 kali.

Potensi kehilangan itu antara lain dapat ditanggulangi dengan penanaman sukun. Menurut Prof. Dr. Sutardi, Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada, upaya penanaman sukun harus diikuti dengan kampanye pangan alternatif. Selama ini banyak orang berpendapat, belum makan jika belum mengunyah nasi.

Tepung

Jika diolah, sukun tak kalah lezat dengan beragam penganan berbasis karbohidrat. Mari lihat Agnes Murdiati dari Pusat Kajian Makanan Tradisional Universitas Gadjah Mada. Ia membuat beragam penganan seperti burger, spageti, kroket, pastel, dan sandwich. Semua berbasis sukun. Malahan Murdiati juga membuat nasi liwet sukun.

Meski memiliki banyak keunggulan ketimbang beras, sukun tetap menyimpan kelemahan. Buah sukun segar tidak dapat disimpan terlalu lama, tidak seperti gabah yang tahan simpan hingga empat tahun. Menyimpan sukun sepekan saja, menyebabkan daging buah lembek.

Apalagi sukun yang sudah dikupas, daging buah berubah kecokelatan akibat oksidasi oleh udara bebas. Daging buah mengandung enzim polifenol oksidase. Bila enzim itu bereaksi dengan oksigen menyebabkan warna daging buah berubah cokelat.

Namun, bukan berarti tak ada jalan keluar. Supaya tahan simpan, sukun dibikin tepung. Menurut Widowati, tepung sukun awet hingga setahun. Selain itu pemanfaatannya juga makin luas. Tepung sukun dapat menggantikan tepung beras atau terigu dalam pembuatan mi, roti, dan aneka kue. Kelebihan tepung sukun antara lain mudah dibentuk dan cepat diolah sesuai dengan tuntutan kehidupan modern yang serbacepat.

Proses pembuatan tepung sukun cukup sederhana. Untuk menghindari perubahan warna menjadi cokelat, usahakan sesedikit mungkin kontak antara bahan dan udara. Oleh sebab itu, rendam buah yang telah dikupas dalam air bersih. Kemudian potong juring 3–4 cm dan kukus selama 10–20 menit. Setelah itu sukun diiris tipis, keringkan dalam oven selama 5–6 jam pada suhu 55–60 derajat Celsius. Bila dengan bantuan sinar matahari, pengeringan selama 1–2 hari. Setelah kering lalu giling dengan hammer mill berukuran penyaring 80–100 mesh.

Tepung Sukun

Tepung putih bersih diperoleh dari buah mengkal yang dipanen 10 hari sebelum tingkat kematangan optimal atau 80–85 hari setelah berbunga. Sukun muda menghasilkan tepung berwarna putih kecokelatan. Rasanya agak pahit karena kadar getah masih tinggi. Selain itu, saat panen hindari buah jatuh terbentur tanah. Dampaknya tanin di kulit masuk jaringan daging buah sehingga menjadi pahit.

Rendemen tepung sukun 10%–18%. Buah sukun berbobot kotor 1.200 gram, menghasilkan 120–216 g tepung. Tepung itu mengandung 84,03% karbohidrat, 9,9% air, 2,83% abu, 3,64% protein, dan 0,41% lemak. Kandungan protein tepung sukun juga lebih tinggi dibanding dengan tepung ubi kayu, tepung ubi jalar, dan tepung pisang yang berturut-turut hanya 1,6%, 2,16%, dan 3,05%.

Menurut hemat saya, ada baiknya pemerintah menggalakkan penghijauan dengan penanaman pohon sukun. Duan pohon per KK di lingkungan sekitar rumah. Jadi sebagai antisipasi kelangkaan terigu dan beras. Kapan lagi kita akan bertindak?

logo-pemiluBaru saja selesai di negeri kita tercinta sebuah pesta demokrasi yang bernama PEMILU untuk memilih wakil-wakil rakyat di tingkat pusat, daerah tingkat 1 dan 2.  Sebuah upaya bangsa kita dalam membentuk sistem pemerintahan melalui pemungutan suara dengan memilih langsung siapakah calong anggota legislatif yang “disukai” oleh masyarakat.

Tak sedikit masyarakat kita yang dibingungkan oleh sistem Pemilu saat ini, selain jumlah partai yang cukup banyak hingga membuat kita bingung jumlah calong anggota legislatif  (disingkat Caleg) pun membuat kita semakin bingung manakah yang layak dipilih. Jumlah yang cukup luar biasa tersebut menambah sebuah masalah lagi, masyarakat bingung untuk melipat kertas suara karena ukurannya yang cukup luar biasa besar.

Selain masyarakat yang bingung, ternyata tak sedikit pula para Caleg yang semakin bingung untuk menentukan langkah selanjutnya akibat perolehan suara yang di bawah batas pencapaian kursi. Hingga tak sedikit yang mengalami gangguan kesehatan, jiwa dan raga. RSJ pun sudah menyiapkan ruangan VIP khusus melayani para Caleg yang bingung karena perolehan suara yang kurang signifikan (di bawah ambang batas). Banyak pondok pesantren yang mulai menampung para Caleg “bingung“. Tak sedikit pula Caleg yang bingung menghembuskan nafasnya yang terakhir (meninggal dunia) setelah melihat perolehan suaranya.

Panitia pemungutan suara pun dibuat bingung dengan sistem Pemilu saat ini. Persiapan Pemilu yang cukup menguras tenaga dan pikiran, hingga akhirnya saat perhitungan suara pun mereka harus bekerja ekstra keras hingga melupakan waktu dan kesehatan mereka.

Pernahkah kita sadari, bahwa sebetulnya yang paling diuntungkan pada sistem Pemilu kali ini adalah Partai. Mari kita mulai hitung-hitungan sederhana, pertama setiap Caleg yang ingin mendaftar pada sebuah partai harus “menyetor” dengan tarif tertentu harga sesuai dengan popularitas partai, semakin tinggi popularitas maka semakin tinggi juga tarif yang dikenakan. Kedua, jumlah Caleg yang mendaftar tiap Partai lumayan besar tinggal kita hitung saja jumlah orang x biaya perorang = pemasukan partai.

Ketiga, semakin banyak Caleg yang mendaftar selain makin banyak dana yang masuk ke Partai juga semakin banyak suara yang mampu terjaring di Partai sehingga Partai “tidak” mengalami kesulitan yang berarti untuk menjaring suara, dengan syarat Caleg harus punya masa banyak (memiliki popularitas tinggi).

Keempat, Partai akan sedikit mengeluarkan “modal” kampanye karena biasanya para Caleg itulah yang sudah berkampanye dengan dana, cara, dan simpatisan sendiri. Biasanya partai hanya membantu sekenanya saja.

Apa maksud dari itu semua??Tak lain adalah sebuah bisnis Pemilu, prinsip ekonomi pun digunakan yaitu dengan modal sedikit untuk mendapatkan untung sebanyak-banyaknya. Partai mampu menjaring suara yang banyak untuk mendapatkan jatah kursi yang diperebutkan diparlemen untuk kemudian dibagi-bagikan sesuai dengan rangking yang didapat oleh para Caleg. Sehingga Caleg yang tidak mempunyai masa dan sedikit popularitas ikut andil membesarkan Partai dengan  mensedekahkan “sebagian” harta dan suara untuk menjaring kursi yang ada.

Cukup aneh memang, jumlah suara di Indonesia hanya 17 jutaan dengan total caleg dan partai yang cukup besar dan semua Caleg merasa optimis dapat mengantongi suara minimum untuk dapat kursi dengan dalih memiliki masa yang banyak, tapi apa yang terjadi sekarang? Tak sedikit Caleg dengan suara minim hanya mampu meratapi total suara yang sangat minim.

Para Caleg dengan suara minim inilah yang menjadi korban dari Partai, korban dari segala kekurangan yang dimiliki Partai. Menyebabkan tidak sedikit yang semakin bingung harus bagaimana mengembalikan “dana” bisnis mereka saat Pemilu selesai. Para Caleg terpilih pun sudah barang tentu bisa bernafas lega, dan tentu tidak bingung berkepanjangan karena “modal” bisnis saat Pemilu bisa segera dilunasi dan tentunya akan mendapatkan untung yang berlipat. Asalkan tidak ditangkap KPK, dan lincah serta cerdik dalam menjalankan “bisnis”nya.

Dahulu setiap Pemilu tiba yang paling diuntungkan setiap kampanye adalah: percetakan, advertising, media informasi (cetak, televisi, radio dan internet), tetapi sekarang terjadi pergeseran. Rumah Sakit Jiwa, Pondok Pesantren, Pengobatan Alternatif pun mendapatkan keuntungan saat Pemilu telah selesai.

Inilah pesta Demokrasi, Partai berpesta tapi Caleg yang merugi. Bertaubatlah para Caleg, dan mohon petunjuk yang Kuasa Illahi Robb agar dikuatkan imanmu saat terpilih maupun tidak terpilih.

p10207532Siapa yang tak kenal dengan kelezatannya masakan Padang. Sebuah citarasa makanan dengan bumbu dan rempah-rempah yang cukupkuat membuat lidah semakin dipermainkan. Adalah Ayam bakar Padang, salah satu menu favoritku ketika mngunjungi Rumah Makan Padang (biasanya sih awal bulan, saat kantong masih tebal. heee). Resep ini didapat dari super cheef nusantara kita : Rudy Choiruddin, terimakasih ya pak:-) Selamat mencoba, try it at home :-p


Bahan :

  • 1 ekor Ayam kampung dipotong empat bagian
  • 1 batang Kayu manis
  • 3 biji Cengkih
  • 5 lembar Daun jeruk
  • 1/2 lembar Daun kunyit
  • 2 batang Sereh
  • 3 sdm Minyak goreng
  • 500 ml Santan sedang kentalnya
  • 100 ml Santan kental

Bumbu yang dihaluskan :

  • 4 buah Cabe merah
  • 3 siung Bawang putih
  • 4 buah Bawang merah
  • 1/2 sdm Ketumbar
  • 1/2 sdt Adas manis
  • 1/2 sdt Jintan
  • 1/2 sdt Lada
  • 2 cm Jahe
  • 2 cm Lengkuas
  • 3 cm Kunyit
  • 3 biji Kemiri

Cara membuat :

  • Tumis bumbu yang dihaluskan dengan minyak goreng beserta kayu manis, cengkeh, daun jeruk, daun kunyit dan daun sereh hingga harum dan matang.
  • Masukkan ayam, tumis dengan bumbu hingga ayam setengah matang.
  • Tambahkan santan encer, kecilkan api, masak hingga kuah tinggal sedikit.
  • Tambahkan santan kental masak kembali hingga kuah mulai mengering, angkat dinginkan.
  • Setelah dingin lumuri seluruh permukaan ayam dengan sisa kuah yang mengering kemudian bakar hingga agak kekuningan.
  • Hidangkan.

ayam-goreng-kalasanBahan:

  • 1 ekor ayam (bisa dipotong sesuai selera)
  • 500 ml santan kelapa
  • 1/2 sendok teh soda kue
  • 5 buah bawang putih, haluskan
  • 2 lembar daun salam
  • 1 cm lengkuas, memarkan
  • garam & gula merah, menurut selera
  • minyak goreng secukupnya

Cara Membuatnya:

  1. Rebus ayam bersama santan kelapa dan bahan lain hingga air hampir habis dan ayam lunak. Tambahkan air bila perlu. Tiriskan dan dinginkan.
  2. Goreng ayam dgn minyak banyak dan panas hingga berwarna kuning kecokelatan ( tidak terlalu kering). Angkat. Oleskan sisa kuah kental bekas rebusan ayam supaya tampak mengkilat.

Sambal Ayam Kalasan
bahan:

  • 15 buah cabai merah (buang bijinya)
  • 6 buah bawang merah
  • 2 buah bawang putih
  • 1 buah tomat merah
  • 1/2 sendok teh terasi
  • garam dan gula, menurut selera.

Cara makan apa perlu ditulis:-) yang jelas pasti tambah nikmat, lezat dan mengenyangkan klo dilengkapi dengan nasi dan lalapannya. Trus jgn lupa pake piring ya, hee…Selamat mencoba dan menikmati.

85560309frgwhka7Bahan:

1 ekor ayam buras, potong jadi 4 bagian
500 ml air
minyak untuk menggoreng

Bumbu dihaluskan:
6 bh bawang merah
4 siung bawang putih
6 btr kemiri
1/2 sdm ketumbar
1 sdt garam

Bahan kremes:
350 ml air rebusan ayam berbumbu
3 sdm tepung beras

Caranya:

Lumuri ayam dengan bumbu halus, remas-remas hingga rata, diamkan selama 30 menit hingga bumbu meresap.
Rebus ayam bersama air, masak sampai ayam matang. Angkat, tiriskan, dan sisihkan kaldu ayam.
Panaskan minyak, goreng ayam hingga matang dan kering, angkat, tiriskan.
Campur semua bahan kremes dan kaldu ayam aduk rata.
Goreng adonan tepung sedikit demi sedikit sambil diaduk-aduk. Goreng hingga kering kecokelatan. Angkat, tiriskan.

Untuk 4 Porsi (klo masih kurang ya monggo ditambah, heee )

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.